widget

Tuesday, January 29, 2019

Soal TIK kelas 7 dan pembahasannya

Soal TIK kelas

  1. Sebutkan yang termasuk perangkat keras masukan
  2. Sebutkan macam macam tombol pada keyboard
  3. Sebutkan yang termasuk perangkat keras pemrosesan
  4. Sebutkan yang termasuk perangkat keras penyimpanan
  5. Sebutkan yang termasuk perangkat keras pengeluaran
Jawaban :
  1. Keyboard, Mouse, Joystik, Touchpad
  2. Numeric key, Function key, spesial key, Tipewriter key
  3. Motherboard, processor
  4. Flasdisk, CD/DVD
  5. Printer, Speaker

Materi TIK hari ini

Materi yang diajarkan hari ini

  • Perangkat keras masukan 
  1.  Keyboard
  2. Mouse
  • Perangkat keras pemrosesan
  1. Motherboard
  2. Processor
  • Perangkat keras penyimpanan
  1. Hardisk
  2. Flashdisk
  3. CD/DVD
  • Perangkat keras pengeluaran
  1. Printer
  2. Speaker

Monday, January 28, 2019

Cerita dimalam hari

Cerita dimalam hari saat hujan deras

          Pada saat itu habis magrib saya pergi untuk mengaji. dan keluargaku pergi ngantar adik untuk pijet. kemudian setelah sampai di tempat mengaji disana sudah ada teman teman saya , habis itu kita mengaji bersama beberapa saat kemudian hujan pun turun sangat deras dan petir , listrik pun juga padam.
            Pada saat itu mengaji dihentikan dan teman-teman saya pulang, tetapi saya belum pulang karena nunggu keluarga ku pulang dulu. Setelah itu  saya  pulang.
              Saya dirumah sendirian, cuman ditemani sama lilin....padahal belakang rumah aku itu perkebunan tebu, samping aku perkebunan salak. Saat itu saya bener-bener takut banget karena saya pernah dengar cerita dari tetangga sebelum saya tinggal disitu tidak ada yang berani melewati rumah yang saya tinggali itu...(jadi menambah rasa takut saya).
               Setelah beberapa jam menunggu akhirnya keluarga saya pulang dan saya tidak kesepian lagi, itulah cerita pengalaman saya yang tak mungkin saya lupakan...


*SELESAI* 



Thursday, November 14, 2013

algoritma


PROGRAM UTS13_1;
USES WINCRT;
VAR
HAL,HA,HT,HK,TT,BT,GT:INTEGER;
BEGIN
HAL:=1;
HA:=1;
GT:=0;
WHILE HAL<3 DO
BEGIN
HT:=1;
TT:=0;
WHILE HT<4 DO
BEGIN
BT:=1;
HK:=0;
WHILE BT<16 DO
BEGIN
WRITE(HT:2,' ');
HK:=HK+HT;
BT:=BT+1;
END;
WRITELN('=',HK:6);
TT:=TT+HK;
HT:=HT+1;
END;
GT:=GT+TT;
WRITELN('TOTAL            =',TT:6);
WRITELN('TOTAL KESELURUHAN=',GT:6);
HAL:=HAL+1;
WRITELN;
END;
END.    

Thursday, October 24, 2013

HIKMAH IBADAH HAJI


hikmah ibadah haji.
1. Menjadi tamu mulia bagi Allah swt
Kabah atau Baitullah itu dikatakan juga sebagai rumah Allah swt. Walau bagaimana pun haruslah kita pahami bahwasanya bukanlah Allah itu bertempat tinggal disitu. Sesungguhnya Allah itu ada dimana mana. Ia dikatakan sebagai rumah Allah karena mengacu kepada apa yang pernah diucapkan oleh Nabi Ibrahim a.s. oleh yang demikian orang yang mengerjakan haji adalah merupakan tamu istimewa bagi Allah. Dan sudah menjadi kebiasaan setiap tamu mendapat pelayanan yang istimewa dari tuan rumah. Rasulullah pernah bersabda: "Orang yang mengerjakan haji dan orang yang mengerjakan ibadah umroh adalah tamu Allah Azza wa jalla dan para pengunjung-Nya. Jika mereka meminta kepada-Nya niscaya akan diberi-Nya. Jika mereka meminta ampun niscaya diterima-Nya doa mereka. Dan jika mereka meminta syafaat, niscaya mereka akan diberi syafaat." (Ibnu Majah)

2. Mendapatkan tarbiyah dari Allah swt
Di kalangan mereka yang pernah melaksanakan ibadah haji, mereka mengatakan bahwasanya Ibadah Haji merupakan puncak ujian dari Allah s.w.t. Ini disebabkan oleh karena jumlah orang yang sama-sama mengerjakan ibadah haji tersebut sangatlah banyak sehingga menjangkau angka jutaan orang jamaah haji. Rasulullah bersabda: "Bahwa Allah Azza wa jalla telah menjanjikan akan 'Rumah' ini, akan berhaji kepadanya tiap-tiap tahun enam ratus ribu. Jika kurang niscaya dicukupkan mereka oleh Allah dari para malaikat." Sabda Rasulullah lagi, "Dari umrah pertama hingga umrah yang kedua menjadi penebus dosa yang terjadi diantara keduanya,sedangkan haji mabrur (haji yang terima) itu tidak ada balasannya kecuali syurga." (Bukhari dan Muslim)

3. Membersihkan dari dosa-dosa
Mengerjakan Ibadah Haji merupakan kesempatan yang sangat baik untuk bertaubat dan meminta ampun kepada Allah. Ada beberapa tempat dalam mengerjakan ibadah haji yang merupakan tempat mustajab (dikabulkannya do'a) untuk berdoa dan bertaubat. Bahkan ibadah haji itu sendiri apabila dikerjakan dengan sempurna dan tidak dicampuri dengan perbuatan-perbuatan keji maka Allah akan mengampunkan dosa-dosanya sehingga ia suci bersih seperti baru lahir ke dunia ini. Rasulullah pernah bersabda: "Barangsiapa yang melakukan Ibadah Haji ke Baitullah dengan tidak mengucapkan perkataan keji, tidak berbuat fasik, dia akan kembali ke negerinya dengan fitrah jiwanya yang suci ibarat bayi baru lahir daripada perut ibunya." (Bukhari Muslim)
4. Mempersatukan umat Islam Se-dunia Ibadah Haji secara tidak langsung telah menghimpunkan atau mempersatukan manusia / umat Islam dari seluruh pelosok dunia. Mereka terdiri dari berbagai bangsa / negara, warna kulit dan bahasa. Hal ini membuka pandangan dan fikiran kita tentang kebenaran Al-Quran yang diterangkan semua dengan jelas dan nyata. Firman -Nya: "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang lelaki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal." (Al-Hujurat 13) "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlainan bahasamu dan warna kulitmu." (Ar-Rumm 22)

5. Iktibar dari peristiwa orang-orang sholeh terdahulu Mekah
merupakan tempat yang menyimpan banyak rangkaian peristiwa-peristiwa bersejarah. Diantaranya sejarah nabi-nabi dan para rasul, para sahabat Rasulullah, para tabiin, tabi’ut tabiin dan salafus soleh yang mengiringi mereka. Sesungguhnya peristiwa tersebut bisa kita ambil iktibar atau pelajaran untuk membangun jiwa seseorang. Rasulullah bersabda: "Sahabat-sahabatku itu laksana bintang-bintang di langit, jika kamu mengikut sahabat-sahabatku niscaya kamu akan mendapat petunjuk." Di antara peristiwa yang terjadi ialah: Pertemuan antara Nabi Adam a.s. dengan Siti Hawa di Padang Arafah. Siti Hajar dan Nabi Ismail ditinggalkan di tengah padang pasir yg kering di antara Bukit Shafa dan Marwah. Pengorbanan Nabi Ibrahim a.s. menyembelih Nabi Ismail putranya sendiri sebagai perintah Allah. Nabi Ismail a.s. dan Nabi Ibrahim bersama - sama mendirikan Kabah. Terlahirnya seorang anak yatim yang miskin dan serba kekurangan. Tidak tahu membaca dan menulis tetapi mempunyai akhlak yang terpuji hingga mendapat gelaran 'Al-Amin. Medan Badar dan Uhud sewajarnya mengingatkan seseorang kepada kegigihan Rasulullah dan para sahabat dalam menegakkan agama Allah.

6. Merasa berada di area Padang Mahsyar
Bagi orang yang belum mengerjakan ibadah haji tentunya belum pernah melihat dan mengikuti perhimpunan ratusan ribu manusia yang keadaannya sama tiada berbeda. Itu semua dapat dirasakan ketika mengerjakan ibadah haji. Perhimpunan di Padang Arafah menghilangkan status dan perbedaan hidup manusia sehingga tidak dapat kenal siapa kaya, hartawan, rakyat biasa, raja atau sebagainya. Semua mereka sama dengan memakai pakaian selembar kain putih tanpa jahitan. Firman Allah s.w.t: "Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah siapa yang paling taqwa." (Al-Hujurat-13)

7. Sebagai syiar perpaduan umat Islam Ibadah Haji
adalah merupakan syiar perpaduan umat Islam. Ini karena mereka yang pergi ke Tanah Suci Mekah itu tidak lain hanya mempunyai satu tujuan yaitu menunaikan perintah Allah atau kewajiban Rukun Islam yang kelima. Dalam memenuhi tujuan tersebut mereka melakukan perbuatan yang sama, memakai pakaian yang sama, mengikuti tata tertib yang sama dan bahkan bisa dikatakan semuanya sama. Ini menggambarkan perpaduan dan satu hati umat Islam. Dan gambaran inilah yang semestinya diamalkan dalam kehidupan seharian umat Islam apabila mereka kembali ke negara asal masing-masing setelah mengerjakan ibadah haji.

 

HIKMAH ZAKAT


Hikmah Zakat
Hikmah yang dapat dipetik dari zakat, antara lain:
1.            Mengurangi kesenjangan sosial antara mereka yang miskin dan kaya;
2.            Pilar amal jama’i antara mereka yang berada dengan para mujahid dan dai yang             berjuang dan berdakwah dalam rangka minunggikan kalimat Allah swt;
3.            Membersihkan dan mengikis akhlak yang buruk;
4.            Alat pembersih harta dan penjagaan dari ketemakan orang jahat;
5.             Ungkapan rasa syukur atas nikmat yang Allah swt. berikan;
6.            Untuk pengembangan potensi umat;
7.            Dukungan moral kepada orang yang baru masuk islam;
8.            Menambah pendapatan negara untuk proyek-proyek yang berguna bagi umat;


HIKMAH PUASA


 hikmah puasa
1.      Puasa membiasakan seseorang takut kepada Allah SWT, karena orang yang sedang berpuasa tidak ada yang mengontrol dan melihat kecuali Allah SWT. Menurut Agus (1993: 115) “Puasa mendekatkan hubungan dengan Allah, usaha untuk mendapatkan keridhaan dan kasih sayang-Nya, supaya orang yang melaksanakannya dapat bertakwa”.
2.      Puasa mampu menghancurkan tajamnya syahwat dan mengendalikan nafsu, sebagaimana sabda Rasulullah :
مَنِ اسْتَطَا عَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ؛ فَاِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرَ وَأَحْصَنُ لِلُفَرْجِ, وَمَنْ لَمْ يَسُتَطِعْ مِنْكُمْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ؛ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌرواه ابي داود
Wahai para pemuda, barang siapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Sesungguhnya nikah itu bisa menahan pandangan dan menjaga kemaluan. Dan barang siapa yang tidak mampu, hendaklah berpuasa, karena puasa sesungguhnya dapat mengendalikan syahwat.
3.      Puasa membiasakan seseorang berkasih sayang. Membiasakan untuk selalu berqurban dan bersedekah pada faqir miskin.
 Menurut Rasjid (2012: 243) didikan perasaan belas kasihan terhasap fakir-miskin karena seseorang yag telah merasa sakit da pedihnya perut keroncongan, hal itu dapat mengukur kesedihan dan kesusahan orang yang sepanjang masa merasakan ngilunya perut yang kelaparan karena ketiadaan, akan timbul perasaan belas kasihan dan suka menolong fakir miskin.
4.      Puasa membiasakan keteraturan hidup, yaitu orang yang berpuasa akan berbuka pada waktu yang sama, dan tidak ada yang lebih dulu karena kehormatan, harta, atau jabatan, misalnya. Menurut Rahmat (2003: 81) “ Puasa menjadi sarana untuk melatih diri dan tidak rakus dan tamak terhadap apa yang bukan hak kita. Disammping itu, puasa juga mendidik kita untuk lebih peduli dengan apa yang terjadi di sekitar kita”.
5.      Puasa dapat menjaga kesehatan, Rasulullah SAW bersabda : “Berpuasalah kamu maka kamu sehat”.
Menurut Aulia (2009: 11) Beberapa penelitian telah dilakukan oleh para pakar kesehatan dan kedokteran, dari riset yang mereka lakukan terbuktilah bahwa dengan puasa dapat menyembuhkan dan menghindari diri dari kerusakan sistem kerja tubuh dan berbagai macam penyakit.
6.      Puasa dapat membersihkan jiwa, karena pada dasarnya puasa memutus dominasisyahwat.
Romli (1993: 71) memaparkan bahwa puasa dapat mengurangi hawa nafsu keduniaan, kemewahan hidup yang sering membuat manusia lupa akan tujuan hidupnya, sehingga dengan pengekangan hawa nafsu itu dapatlah menjadi orang yang selalu mendekatkan diri (Taqarrub) kepada Allah SWT, yang pada akhirnya meningkat menjadi orang-orang Muqarrabin
7.      Puasa membentuk manusia baru, Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa berpuasa dengan niat mencari pahala dari Allah SWT, maka ia keluar dari bulan Ramadhan sebagaimana bayi yang baru lahir.”