widget

Tuesday, October 22, 2013

Karakteristik processor


Karakteristik processor yaitu :
§  Clock Speed
§  System Bus (FSB/QPI/DMI/BSB)
§  Cache Memory
§  Core dan Thread
§  Socket
§  Thermal Design Power (TDP)

Clock Speed adalah nilai ukur dari kecepatan processor ketika bekerja atau memproses data dalam 1 detik. Dihitung dalam frekuensi hertz (Hz) dan memiliki kecepatan tindakan yang sangat tinggi. Sebagai contoh misalkan CPU dengan Clock Speed 2.66 GHz adalah 2,66 milyar Siklus per detik. Clock speed biasanya menjadi acuan utama bagi sekelompok pengguna computer dalam menentukan ukuran kualitas processor. Semakin besar Clock Speed suatu Processor, semakin cepat dan semakin mahal pula kinerja dan harga processor tersebut.

 System bus adalah sistem interkoneksi yang berfungsi untuk menghubungkan antar komponen.
§  Conventional System Bus
FSB – Front Side Bus, adalah interface dari komunikasi data secara external dari Processor yang mengakses RAM atau system computer. Satuan frekuensi FSB merupakan satuan kecepatan data transfer dalam satuan Hertz.
Misalkan, untuk 64 bit (8 byte) ukuran lebar bus yang bekerja pada Frekuensi FSB 100 MHz dan memiliki 4 transfer per siklus adalah :
Bandwidth = 8Byte x 100MHz x 4/Cycle = 3200 MB/second.
BSB – Back Side Bus, adalah sistem interkoneksi dari internal Processor, dari CPU ke memory Cache yang ada di Processor (biasanya L2 Cache). Arsitektur Dual-Bus adalah penggunaan FSB dan BSB pada arsitektur yang sama.

§  Alternative System Bus
DMI (Direct Media Interface) adalah system bus yang digunakan oleh Intel. Bus ini bukanlah interface baru karena diimplementasikan pada arsitektur Intel Core i5 dan i7 generasi pertama Nehalem.
DMI menghubungkan northbridge dan southbridge sebagai alternatif pengganti dari FSB. DMI yang pertama kecepatannya hanya mencapai 16 Gbit/s dan DMI 2.0 kecepatannya mencapai 20Gbit/s.

§  Modern System Bus
System bus yang lebih modern, dimana dimungkinkan proses data dapat dijalankan bersamaan antara pengiriman dan penerimaan data tanpa adanya bottleneck dan peningkatan kecepatan bandwidth yang lebih besar.
Teknologi Modern System Bus diterapkan pada Intel dan AMD.

Lebih dikenal dengan sebutan LDT atau Lightning Data Transport merupakan bus dengan high bandwidth yang diperkenalkan oleh AMD diperikirakan kecepatannya mencapai 25.6GB/second.

Hampir mirip dengan teknologi AMD dengan HyperTransportnya, QPI memberikan performa yang sangat cepat bahkan hampir 2x lipat dari kecepatan FSB 1600MHz skitar 25.6GB/second.

Chace memory
Memory khusus yang diintegrasikan pada inti Processor dengan kecepatan tinggi agar processor dapat mendapat data secara cepat. Menyimpan data secara sementara, namun berperan penting dalam membantu kinerja processor, contoh Cache Memory : L1, L2, L3 Cache dan memiliki kapasitas yang berbeda-beda namun umumnya tidak terlalu besar (kisaran dibawah 10MB).
Core dan thread
Core adalah sebuah inti pemrosesan dari processor, diibaratkan inti sel yang berada pada sebuah sel. Dalam Processor yang sekarang, kini mengadopsi sistem Dual core, Quad Core, dan lebih tinggi lagi. Makin banyak core dalam sebuah processor, makin cepat pemrosesan yang dilakukan oleh processor.
Thread adalah kemampuan core dalam menangani proses yang dilakukan, misalkan dalam 1 core support terhadap multithread yang memungkinkan 2 thread yang bekerja pada saat yang sama. (diibaratkan 1 manusia yang memiliki 2 tangan, 1 tangan mengerjakan satu pekerjaan dan 1 tangan lainnya mengerjakan pekerjaan lain).
Socket pada processor adalah tempat untuk processor diletakan pada motherboard. Jenis Socket berbeda-beda tergantung pada jenis processor yang digunakan. Misalkan LGA 1150 untuk Intel Core i3, i5, dan i7 4th Generation dan LGA 1155 untuk Intel Core i3, i5, dan i7 3rdGeneration. Socket perlu diperhatikan karena dalam memilih motherboard dan processor harus disamakan socket kompatibelnya. Tidak dapat seenakanya memasang processor pada sembarang socket di motherboard. Meskipun pada tempat processor yang sama.
TDP atau Thermal Design Power pada processor menyatakan besarnya daya yang dikonsumsi oleh processor pada saat beban kerja normal dan panas yang diciptakan oleh processor. TDP juga bisa menjadi informasi untuk mengetahui jenis pendingin yang harus digunakan untuk mendinginkan processor. Jika panas yang dikeluarkan oleh processor melebihi batas (biasanya 100 derajat), maka computer otomatis dimatikan secara paksa.

No comments:

Post a Comment