widget

Thursday, October 24, 2013

PEMIKIRAN MUHAMMAD ABDUH


A.    Pemikiran Muhammad Abduh
1. Allah
Untuk membuktikan eksistensi Allah abduh menggunakan logika yang sering dipakai para filosof yaitu teori wujud, dengan teori ini dapat disimpulkan bahwasannya segala sesuatu dialam ini wujud ini keberadaannya tergantung pada sebab pertama yang menjadikannya, tidak lain adalah Dzat yang wajib ada, dia adalah Qodim, dan Azali. Cara bagaimana untuk mengenal dan mengimani Dzat yang Wajib Wujud menurut Abduh telah dijelaskan di dalam Al Qur’an, ia juga mengatakan bahwa mentauhidkan Allah merupakan pangkal segala keimanan sebelum yang lainnya. Dalam hal ini seruan mentauhidkan itu tidak bersandar pada dalil apapun kecuali pada nash Qoth’i yang dipadukan dengan pemakaian rasio yang benar, ini adalah salah satu prinsip penting yang menjadi pedoman Abduh. Dengan begitu Abduh telah mencoba menempatkan posisi tauhid pada posisinya yang lurus dengan mengenyampingkan bentuk-bentuk pemahaman keagamaan yang mempunyai kekuatan sumber.
Sesungguhnya perbedaan antara Dzat yang mencipta dan makhluk yang dicipta sangat jauh, yang satu absoulut dan yang lain relatif. Karena keabsolutan Tuhan itulah, Dia tidak dapat terjangkau oleh kemampuan akal siapapun, disinilah Abduh menggarisbawahi tidak perlunya manusia untuk terlalu jauh memikirkan tentang hakekat Tuhan, ia juga menegaskan bahwasannya kalau usaha ini tetap dilakukan maka akan mengacaukan pikiran manusia sendiri. Seperti halnya zaman dahulu, karena banyak sekali ulama-ulama yang memperdebatkan hakekat Tuhan(sifat-sifat Tuhan)sehingga mereka terpecah belah menjadi kelompok kecil, misalnya As’ariyah dan Mu’tazilah, melihat fenomena seperti ini Abduh menegaskan bahwasannya mempersoalkan apakah sifat-sifat itu merupakan tambahan kepada Dzat atau tidak, persoalan-persoalan lain yang sudah terlalu jauh diperdebatkan, merupakan pembahasan yang tidak perlu dilanjut-lanjutkan oleh generasi sekarang, pembahasan semacam itu justru tidak menambah keyakinan dalam beraqidah.

No comments:

Post a Comment